• Warga Polandia Divonis Penjara 5 Tahun Atas Kasus Makar di Papua

    Warga Polandia Divonis Penjara 5 Tahun Atas Kasus Makar di Papua - Warga negara Polandia Jakub Fabian Skrzypzki dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana makar dan diganjar hukuman penjara selama lima tahun dalam sidang di Pengadilan Wamena.

     

    Pasal yang dikenakan itu pasal makar, yaitu pasal 106 KUHP, dan dituduh dia melakukan makar," kata pengacara Jacub Fabian Skrzypzki, Latifah Anum Siregar, kepada BBC News Indonesia, melalui sambungan telepon.

     

    Latifah mengatakan kliennya merupakan warga negara asing pertama di Indonesia yang divonis melakukan makar.

     

    Selain Skrzypzki, pengadilan juga menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada warga Indonesia asal Papua, Simon Magal, yang dikontak oleh warga Polandia itu.

     

    Vonis yang diterima Skrzypski tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 10 tahun.

     

    Dalam sidang sebelumnya, Skrzypski menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk rencana untuk menggulingkan pemerintah Indonesia dan bergabung dengan kelompok pemberontak yang dilarang.

     

    Ia ditangkap pada Agustus 2018 setelah diduga bertemu dengan sejumlah anggota kelompok pemberontak di Papua.

     

    Kepolisian menuduh Skrzypski telah menyebarkan informasi dan strategi mengenai perjuangan memerdekakan diri kepada para pemberontak di Papua. Dia dan kontak-kontaknya di Papua juga dituduh merencanakan pengadaan senjata dari Polandia.

     

    Skrzypski mengatakan ia ditahan di Jayapura namun pengadilannya dilakukan di Wamena karena "alasan politik".

     

    "Saya anggap transfer paksa saya ke Wamena diputuskan karena alasan politik semata mungkin agar saya semakin terisolasi dari tim pengacara saya...sebagai peringatan kepada masyarakat lokal di jantung kawasan dan menyulitkan media serta aktivis menghadiri pengadilan," tulis Skrzypski.

     

    "Saya menolak keras pengadilan ini dilaksanakan di Wamena, tempat yang tidak ada hubungan langsung dengan 'kejahatan' yang dituduhkan ke saya," tambahnya.

     

    Ia juga mengatakan surat protes itu hanya menyangkut kasusnya dan bukan protes terhadap "sistem hukum Indonesia secara keseluruhan."

     

    Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian

    Thanks for reading & have a nice day

    Lire la suite...


    votre commentaire
  • Heroik! Korban Penembakan di Universitas AS Tewas Usai Cegat Pelaku

    Heroik! Korban Penembakan di Universitas AS Tewas Usai Cegat Pelaku - Salah satu mahasiswa yang tewas dalam penembakan brutal di University of North Carolina, Amerika Serikat (AS) dengan gagah berani menghadang pelaku. Namun, mahasiswa bernama Riley Howell ini kehilangan nyawanya setelah ditembak pelaku dari jarak dekat. 

     

    dua korban tewas dalam penembakan di universitas yang ada di kota Charlotte pada Selasa lalu diidentifikasi bernama Riley Howell (21) dan Ellis Parlier (19). Empat orang lainnya mengalami luka-luka.

     

    Kepolisian setempat mengatakan bahwa saat pelaku tiba-tiba masuk ke dalam ruang kuliah sambil menodongkan senjata api, Howell bergegas mendekat untuk mencegah pelaku menembaki teman-temannya. Saat itu terdapat sedikitnya 30 orang mahasiswa di dalam ruang kuliah yang ditembaki pelaku.

     

    Bibi Howell, Morgan, menyebut keponakannya ditembak dari jarak dekat saat berusaha melumpuhkan pelaku.

     

    Kepala Kepolisian Charlotte-Mecklenburg, Kerry Putney, menyebut Howell berlari mendekati pelaku dan menjatuhkan pelaku ke lantai, hal yang biasa dilakukan polisi saat mengamankan tersangka. Aksi Howell itu membantu polisi untuk menangkap pelaku.

     

    "Dia (Howell-red) seorang pria muda yang berperawakan atletis dan dia melawan pelaku. Sangat disayangkan, dia harus mengorbankan nyawanya, tapi dia menyelamatkan nyawa orang lain," ujar Putney, sembari menyebut Howell sebagai 'pahlawan'.

     

    "Anda bisa saja berlari, bersembunyi atau berlindung atau Anda bisa melawan pelaku. Tidak punya tempat berlari atau bersembunyi, dia melakukan yang terakhir," imbuhnya, merujuk pada aksi berani Howell yang merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Lingkungan ini.

     

    Pelaku penembakan yang diidentifikasi sebagai Trystan Terell (22) telah ditangkap. Terell yang merupakan mantan mahasiswa di kampus itu, menghadapi dua dakwaan pembunuhan dan empat dakwaan percobaan pembunuhan.

     

    Saat digiring ke kantor polisi setempat usai ditangkap, Terell ditanyai salah satu wartawan soal aksinya. "Saya hanya masuk ke dalam ruang kuliah dan menembaki orang-orang," jawabnya.

     

    Putney menyatakan bahwa otoritas setempat masih menyelidiki motif penembakan tersebut. 

     

    Dia menyebut dirinya telah bicara dengan ayah Howell dan menjanjikan penyelidikan hingga tuntas untuk kasus ini. "Apa yang saya sampaikan kepadanya adalah, kami berkomitmen untuk bekerja, kami akan menyelidikinya hingga tuntas. Kami memastikan kepadanya bahwa kami akan mengetahui alasannya (penembakan). Kami akan memberikan mereka kejelasan," tegas Putney.

     

    Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian

    Thanks for reading & have a nice day

    Lire la suite...


    votre commentaire
  • Kisah Pilu Pekerja Indonesia yang Ubah Aturan Australia

    Kisah Pilu Pekerja Indonesia yang Ubah Aturan Australia - Kisah pilu Rizky Oktaviana, pekerja asal Indonesia di Australia menjadi contoh di negeri Kanguru untuk mengubah peraturan soal perburuhan. Setelah aturan itu diubah, pekerjaannya menjadi lebih baik.

     

    Awal kasus ini bermula ketika Rizky mendapat pekerjaan sebagai pemetik buah di Australia. Sayangnya, Rizky mendapat perlakukan buruk.

     

    Sebelum menjadi pemetik buah, Rizky berprofesi sebagai awak kapal di Afrika Selatan. Dia sudah bekerja selama 18 bulan tanpa bayaran.

     

    Rizky sempat dijanjikan untuk bekerja di Australia. Namun, pada bulan Desember 2017, nasibnya tak berubah.

     

    Setelahnya, Rizky mendapat pekerjaan sebagai pemetik buah cheri, apel dan buah lainnya di empat perkebunan di negara bagian Victoria selama enam bulan. Upah yang diterimanya jauh di bawah upah minimum di Australia atau upah $AUD 50 (sekitar Rp 500 ribu) untuk pemetikan satu kantong besar.

     

    Rizky mengatakan, tempatnya bekerja juga jauh dari kata layak. Tidak ada fasilitas toilet dan harus buang air di ladang

     

    "Kadang mereka membayar saya satu jam $AUD 17, kadang dibayar per biji buah yang dipetik," katanya kepada kantor berita Australia AAP, mengutip ABC Indonesia.

     

    "Tapi ketika buah yang saya petik banyak, mereka lalu membayar saya dengan hitungan per jam, bukan per kantong," katanya.

     

    Kasus yang dialami oleh Rikzy Oktaviana ini kemudian dijadikan contoh oleh Pemerintah Victoria guna mengubah aturan perburuhan. Menteri Utama (Premier) Victoria Daniel Andrews mengangkat kasus Rizky ini dalam akun Facebooknya

     

    Rizky Oktaviana datang ke Victoria untuk mencari penghidupan yang lebih baik," tulis Dan Andrews.

     

    "Namun Rizki justru mendapat perlakuan buruk karena posisinya yang lemah," sambungnya.

     

    Oleh karena itu sejak hari ini, seluruh penyedia tenaga kerja di bidang pertanian harus memiliki lisensi. Para penyalur tenaga kerja ini juga harus melewati pemeriksaan terkait penyediaan akomodasi, tempat kerja yang memadai, dan bila melanggar bisa dikenai denda maksimal $AUD 500 ribu (sekitar Rp 5 miliar).

     

    "Kita akan menghukum operator yang tidak benar, dan melindungi pekerja karena tidak seorang pun di Victoria pantas mendapat perlakuan buruk," kata Dan Andrews lagi.

     

    Sejak kejadian yang dialaminya, Rizky Oktaviana sekarang sudah bekerja di sebuah peternakan ayam yang tidak melanggar hukum.

     

    "Saya tidak mau orang lain mendapatkan perlakuan buruk di tempat kerja," katanya

     

    Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian

    Thanks for reading & have a nice day

    Lire la suite...


    votre commentaire
  • Korban Tewas Banjir di Afrika Selatan Dekati 70 Orang

    Korban Tewas Banjir di Afrika Selatan Dekati 70 Orang - Hampir 70 orang tewas di Afrika Selatan (Afsel) setelah banjir akibat hujan lebat yang melanda sepanjang pantai timur negara itu. Jumlah itu kemungkinan akan bertambah mengingat tim penyelamat masih menemukan mayat korban.

     

    Mayoritas korban tewas akibat banjir dan tanah longsor berasal dari Provinsi KwaZulu-Natal. Provinsi KwaZulu-Natal mengalami hujan lebat, namun jarang memakan korban tewas begitu banyak dalam waktu singkat. 

     

    "Jumlah orang yang tewas mendekati 70," kata Lennox Mabaso, juru bicara departemen Pemerintahan Koperasi dan Urusan Adat provinsi

     

    "Saya tidak ingat itu dalam sejarah," katanya, menghubungkan keparahan akibat badai dan dampaknya terhadap populasi akibat perubahan iklim.

     

    Seorang saksi mata Reuters melihat tim penyelamat datang untuk mengambil mayat seorang wanita yang telah digali keluar dari lumpur oleh penduduk setempat. Mabaso mengatakan jumlah korban tewas yang lebih tepat akan diberikan pada hari ini waktu setempat.

     

    Saksi mata menceritakan pada hari Rabu bagaimana air banjir dan tanah longsor menerjang rumah-rumah, bersama orang-orang di dalamnya. Banjir dan tanah longsor juga menghancurkan jalan serta infrastruktur lainnya.

     

    Hujan membawa mobil, atap seng ke bongkahan-bongkahan perbukitan dan jalan-jalan di kawasan itu. Sementara puing-puing lainnya tersapu ke parit berlumpur dalam.

     

    Di tempat lain, warga menguburkan mayat para korban di lereng bukit berlumpur. Mereka menandai tempat kuburan para korban dengan salib kayu sederhana.

     

    Vanetia Phakula, seorang peramal cuaca senior di Dinas Cuaca Afrika Selatan, mengatakan badai saat ini tidak dilihat sebagai sesuatu yang tidak biasa, meskipun tingkat curah hujan mungkin lebih tinggi dari biasanya.

     

    Lebih dari 100 milimeter hujan tercatat jatuh di banyak lingkungan di dalam wilayah itu antara Senin pagi dan Selasa.

     

    Phakula mengatakan angka kematian yang tinggi sebagai dampaknya bisa dijelaskan oleh banjir dan tanah longsor yang terjadi di daerah yang lebih padat penduduknya.

     

    "Karenanya korban tewas adalah seperti sekarang ini," katanya.

     

    Sementara hujan lebih banyak diperkirakan akan terjadi pada hari Kamis, namun tidak diperkirakan akan deras. Badan Cuaca Afrika Selatan juba memperkirakan cuaca panas di sebagian besar wilayah pada hari Jumat.

     

    Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian

    Thanks for reading & have a nice day

    Lire la suite...


    votre commentaire
  • Kelompok Bersenjata Serang Gereja di Burkina Faso, Lima Tewas

    Mesin Terbakar, Boeing 767 Zimbabwe Berputar-putar di Dekat Bandara - Sebuah pesawat Boeing 767 milik maskapai Zimbabwe meminta pendaratan darurat dan berputar-putar di sekitar bandara di dekat Johannesburg, Afrika Selatan. Pendaratan darurat diminta pilot setelah pesawat mengalami kebakaran di bagian mesin tak lama setelah lepas landas.

     

    Dalam sebuah video rekaman dari lokasi kejadian terlihat nyala api yang terang keluar dari mesin kiri pesawat ketika terbang di langit malam di atas Johannesburg. Pesawat yang mesinnya terbakar itu adalah Air Zimbabwe.

     

    Mesin Air Zimbabwe Boeing 767-200 terbakar usai lepas landas dari Bandara Internasional O.R. Tambo, dekat Johannesburg, pada Minggu malam. Pilot dengan cepat meminta pendaratan darurat.

     

    Pihak bandara mengatakan nyala api padam secara manual di udara, sehingga pendaratan darurat tidak diperlukan. Setelah berputar-putar di sekitar bandara, pesawat berhasil sampai ke tempat tujuan penerbangan, yakni Harare.

     

    "Ada kebakaran pipa ekor, tapi itu tidak membahayakan keselamatan penerbangan," kata pihak maskapai kepada media setempat setelah insiden itu, tanpa merinci jumlah penumpang yang dibawa

     

    Peristiwa serupa pernah terjadi awal bulan ini, di mana Boeing 767-300ER yang berbasis di Tel Aviv, Israel mengalami kebakaran mesin di Spanyol tak lama setelah lepas landas dari Barcelona. Pesawat milik maskapai Israel, Arkia, itu terpaksa berbalik dan melakukan pendaratan darurat.

     

    Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian

    Thanks for reading & have a nice day

    Lire la suite...


    votre commentaire


    Suivre le flux RSS des articles de cette rubrique
    Suivre le flux RSS des commentaires de cette rubrique